Sabtu, 05 Agustus 2017

Ilmu dari seminar

Ada yg hal harus diingat saat qt menikah, bahwa pasangan qt TIDAKLAH SEMPURNA...

Sedari awal saya menikah, saya sudah memiliki prinsip, untuk tidak menggantungkan ekspektasi sebegitu tinggi dengan pasangan. Kalau kata Pak Cah, menikah itu mirip dengan belanja di supermarket. Kalau kita berharap supermarket itu lengkap menjual barang dari A-Z, tapi saat kita kesana ternyata banyak yang tidak ada, akhirnya berujung kecewa. Namun, saat kita legowo dengan barang apa saja yang ada di supermarketnya, sifat syukur yang terbentuk disana.

Sama dgn pasangan qt, saat kita memiliki ekspektasi tinggi si pasangan itu bisa A,B,C sampai dengan Z, tapi ternyata tidak, kecewa yang kita dapatkan. Namun saat kita mau menerima kelebihan dan kekurangannya apa adanya, hanya ada syukur saat bertemu kelebihan dan sabar saat bertemu kekurangan. Intinya mah, saat cintamu pada-Nya berada pada tempat tertinggi dalam jiwa, kita akan mensyukuri kelebihan dan bersukur atas kekurangan pasangan yang sudah Allah jodohkan di dunia.

-Dewi Nur Aisyah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar