Rabu, 05 Juli 2017

Aku gagal, aku bangkit

Kegagalan, suatu kata yang rasanya seperti mematahkan angan, membangun duka berkepanjangan serta seperti melemparmu pada titik terendah, sebenarnya ia mengajarkanmu banyak hal yang tak diajarkan oleh keberhasilan. Salah satunya mengajarkanmu untuk kuat, menempa diri untuk bangkit dan kembali melanjutkan perjalanan, yang bisa jadi perjalanan itu akan membawamu sampai pada tempat yang lebih baik. Gagal mengajarkan kita  rendah hati, bahwasanya memang benar di atas langit memang ada langit. Thomas Edison mengatakan "Kegagalann adalah satu langkah untuk berhasil" bagaimana tidak ? Dengan kegagalan perlahan kita menghargai namanya proses panjang bahwasanya hidup ini memang butuh banyak perjuangan. Dengan kegagalanlah tabir keberhasilan lambat laun terbuka.  Serta hanya dengan kegagalan orang berpikir memperbaiki diri "Oh begini yah caranya, oh begitu yah caranya.. Oh seharusnya aku dulu tak begini".
-
-
Gagal adalah guru yang sedang menempa karakter kita. Justru ujian sebenarnya adalah saat kita berhasil. Pepatah mengatakan "kita tidak diuji saat gagal. Kita justru diuji saat berhasil" apakah dengan berhasil kita menebar hikmah atau malah tinggi menengadah?
Tak dipungkiri, gagal membawa banyak kebaikan. Hanya saja memang manusia apabila dirundung kesedihan memang selalu melupakan hikmah kegagalan. -
Memang sakit gagal itu, tapi bersyukurlah.. Sebagai seorang muslim kita harus merasa bahwa kegagalan itu adalah cara Allah mendidik kita. Apakah kita memang berpaling atau makin mendekat?
-
-
Dari orang yang suka gagal dan belajar dari kegagalan ^^ Aku gagal, dan aku bangkit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar